Pages

Pages - Menu

Pages - Menu

Pencapaian Diri Bersama Bengkel Bunda

 

Bengkel Bunda

Halo, sahabat Bengkel Bunda..

Apa kabar? Semoga selalu baik, ya!

Hari ini saya mau bercerita tentang pencapaian diri bersama Bengkel Bunda. Bersama Bengkel Bunda saya sudah menyelesaikan problem statement saya. 

Sedikit flash back, problem statement saya adalah tentang manajemen waktu. Indikator lulus saya adalah bisa lebih percaya diri bisa memanajemen waktu sehingga saya bisa selesai dengan diri sendiri dan bahagia. 

Baca Juga : Dahsyatnya Kekuatan Atomic Habits

Selama ini manajemen waktu menjadi momok tersendiri bagi saya. Banyaknya kesibukan baik di ranah domestik maupun ranah publik, seringkali membuat saya keteteran. 

Sering lupa pada pekerjaan, merasa lelah dan berujung pada uring-uringan. Ya, menjalani peran sebagai home educator bagi dua orang anak yang masih kecil tentu tidak mudah. Ditambah lagi kesibukan sebagai penulis. 

Baca Juga : Pelatihan Menulis Bengkel Bunda

Saya terus belajar melakukan manajemen waktu. Caranya dengan menerapkan gaya hidup sehat, membuat to do list dan selalu melatih karakter disiplin. 

Alhamdulillah, bersama tim Bengkel Bunda saya bisa menyelesaikan problem statement yang telah dibuat. 

Saya bisa mengatur semua peran, mulai dari peran menjadi istri, ibu , hingga pribadi. Makin percaya diri mendampingi anak-anak yang memilih homeschooling, berkarir menjadi penulis buku, blogger, maupun sebagai content writer. 

Hasilnya, ditengah-tengah kesibukan melakukan peran domestik, tahun ini buku solo kedua saya telah terbit. Buku solo ketiga pun dalam proses pengajuan ke penerbit. Doakan bisa launching awal tahun 2023, ya!

Pekerjaan sebagai blogger pun terus bertambah. Saya menandatangani kontrak selama setahun untuk dua campaign brand. Alhamdulillah. 

Dengan melakukan manajemen waktu yang baik, saya bisa memanfaatkan semua peluang yang datang. Bengkel Bunda membantu saya untuk menjadi pribadi yang percaya diri karena bisa mengatur waktu dengan baik. 


Terima kasih, Bengkel Bunda. 

Sebuah catatan dari Dian Kusumawardani, Home educator dan penulis lepas. 


No comments:

Post a Comment