Berkenalan dengan Pomodoro, Teknik Manajemen Waktu yang Mudah dan Efisien



Teknik manajemen waktu

Halo, sahabat Bengkel Bunda

Apa kabar? Semoga selalu baik, ya! 

Sesuai janji, Bengkel Bunda akan membahas satu persatu teknik manajemen waktu secara lebih mendalam. Siapa tahu bisa lebih memudahkan para sahabat dalam memilih mana yang paling sesuai. 

Kali ini, Bengkel Bunda akan membahas teknik manajemen waktu Pomodoro. Seperti apa itu Podomoro? Baca sampai habis, ya!

Apa itu Pomodoro?

Pomodoro adalah teknik manajemen waktu yang diciptakan oleh Francesco Cirillo. Dulunya, Francesco merasa kesulitan untuk konsentrasi dan fokus belajar.

Setelah menyadari ada yang salah dengan cara belajarnya, Francesco memutuskan untuk belajar dengan interval waktu tertentu dan diselingi oleh waktu istirahat agar tidak kelelahan, baik secara fisik maupun psikis. 

Istilah Pomodoro berasal dari Bahasa Italia yang artinya tomat. Kenapa tomat? Sebab saat itu Francesco menggunakan timer berbentuk tomat. 

Baca Juga : 6 Metode Manajemen Waktu yang Wajib Diketahui

Meski awalnya teknik Pomodoro ini digunakan untuk mengatur waktu belajar, sebenarnya juga bisa untuk mengatur waktu di semua kegiatan. Misalnya, mengatur aktivitas harian.

Teknik Pomodoro ini membantu kita untuk lebih fokus mengerjakan setiap aktivitas. Beralih dari satu aktivitas ke aktivitas lain, tanpa ada yang terbengkalai.

Menggunakan teknik manajemen waktu Pomodoro ini tidak sulit, kok. Cukup sediakan timer untuk pengingat berpindah satu aktivitas ke aktivitas lainnya.

Langkah Teknik Pomodoro

Lalu, bagaimana cara melakukan teknik manajemen waktu Pomodoro ini?

Berikut langkah-langkahnya

1. Tulis daftar tugas yang harus dikerjakan. Tulis daftarnya berdasarkan skala prioritas. Letakkan yang paling mendesak di nomor pertama.

2. Set timer selama 25 menit.

3. Kerjakan tugas dengan fokus hingga timer berbunyi. Jangan melakukan hal lain atau melirik timer selama 25 menit ini.

4. Setelah timer berbunyi, berhenti mengerjakan tugas meskipun belum selesai. 

5. Lalu, istirahat selama 3-5 menit dan lanjutkan mengerjakan tugas tersebut.

6. Setelah empat kali mengulang hal yang sama, kota bisa memperpanjang istirahat menjadi 15-30 menit.

Kelebihan Teknik Pomodoro

Meskipun terlihat sedikit menantang, teknik Pomodoro ini punya banyak kelebihan.

Pertama, teknik ini bisa melatih kita untuk fokus pada hal yang sedang dikerjakan. Jika kita fokus maka kita bisa mengerjakan semua tugas dengan cepat dan baik.

Kedua, teknik ini membuat kita bisa lebih terbiasa mengatur waktu. Ini akan membuat kita lebih mudah melakukan sesuatu berdasarkan skala prioritas.

Baca Juga : Membangun Rasa Percaya Diri bersama Bengkel Bunda

Ketiga, kita akan bisa membuat perencanaan pekerjaan secara efektif. Kemampuan ini tentu sangat berguna. Tak akan lagi merasa kehabisan waktu ataupun keteteran melakukan semua aktivitas. 

Keempat, membiasakan diri bekerja di bawah tekanan waktu. Batas waktu selama 25 menit membuat kita merasa tertekan. Dengan berjalannya waktu, kita pun terbiasa tertekan dengan tenggat waktu pekerjaan. Tak akan lagi panik saat harus mengerjakan tugas dengan waktu yang mendesak.

Kelima, Pomodoro akan membuat kita terlatih untuk berpikir dan memproses informasi secara cepat. Sebab, dengan batasan waktu selama 25 menit, kita akan diburu waktu sehingga otak akan bekerja lebih cepat.

Penutup

Bagaimana? Apakah sahabat Bengkel Bunda tertarik mencoba teknik Pomodoro ini? Atau mungkin sudah ada yang telah melakukannya? Apa yang sahabat rasakan saat menggunakan teknik Pomodoro ini? Apakah lebih mudah mengatur waktu?

Yuk, ceritakan pengalaman sahabat di kolom komentar, ya. 


Terima kasih.




No comments