Pages

Aliran Rasa Pekan Kedua November

 

Saya masih berusaha untuk melatih karakter disiplin saya. Salah satunya dengan mematuhi to do list yang sudah dibuat. Kalau di pekan pertama cukup baik sebagai permulaan, pekan kedua ini banyak kemunduran. 

Dalam sepekan saya hanya menuliskan to do list untuk 4 hari saja. Bolong 3 hari. Selain itu, hampir 50% to do list tidak tercapai secara penuh.

Ini karena konsentrasi, tenaga dan waktu saya banyak tercurah untuk kucing. Selain tugas rutinan domestik, pekan ini saya sibuk mengurusi Cila, kucing saya yang hamil.

Kucing saya mengalami keguguran. Ini membuat saya harus bolak-balik ke dokter hewan. Jadi banyak pekerjaan yang terbengkalai. Termasuk tanggungjawab di Bengkel Bunda. 

Terus terang saya merasa bersalah. Semoga di pekan berikutnya saya lebih baik lagi. 


By : dian kusumawardani

Aliran Rasa Pekan Pertama November

 


Hari Senin 8 November 2021 lalu, saya mulai menulis to do list harian. Sebenarnya ingin menggunakan template dari mbak Dian, tapi saya susah ngeditnya. Akhirnya saya pakai buku agenda harian yang saya miliki. 

Di hari pertama saya menulis 4 kegiatan yang harus saya lakukan. Semuanya sih adalah kegiatan yang terkait pekerjaan. Dari empat kegiatan, alhamdulillah saya bisa menyelesaikan 3 kegiatan. Satu kegiatan tidak tercapai. 

Hari kedua juga seperti itu. Hari ketiga saya banyak gagalnya. Dari lima kegiatan hanya selesai dua. Di hari keempat pun seperti itu. 

Ada perbaikan di hari kelima, dari tujuh kegiatan yang saya rencanakan, keenamnya bisa tercapai. Satu yang meleset. Hari ketujuh, tercapai 3 kegiatan dari 6 yang direncanakan. 

Meski belum sempurna, to do list ini sangat membantu saya untuk tetap fokus pada tanggungjawab saya. Saya nggak lupa dengan pekerjaan yang harus dilakukan. 

Mungkin saya perlu mengatur energi agar bisa punya tenaga untuk menyelesaikan to do list yang sudah dibuat. 


By : Dian Kusumawardani

Dahsyatnya Kekuatan Atomic Habits

Halo sahabat Bengkel Bunda..

Apa kabarnya? Semoga selalu sehat dan bahagia, ya. 

Hari ini saya mau bercerita tentang kesan membaca buku Atomic Habits dari James Clear. 

Tulisan ini adalah kesan membaca bab pertama. Jadi buka review buku secara keseluruhan, ya. 

Rencananya saya akan membedah buku ini per bab. Biar lebih mudah bagi saya untuk membagikannya kembali kepada sahabat Bengkel Bunda semuanya. 

Data Buku Atomic Habits

Judul : Atomic Habits, Cara Mudah dan Terbukti untuk Membentuk Kebiasaan Baik dan Menghilangkan Kebiasaan Buruk

Bahasa : Indonesian (versi asli, Bahasa Inggris)

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Penulis : James Clear

Jumlah halaman : 356

Tanggal rilis: 16 September 2019


Buku Self Improvement

Berkaitan dengan slogan Bengkel Bunda, "Discover Your Potential" maka pengembangan diri atau self improvement adalah hal yang coba saya dalami akhir-akhir ini. Selain menyimak setiap materi kuliah Bunda Saliha di Kampus Ibu Pembaharu, saya juga mencari banyak referensi yang berkaitan dengan pengembangan diri. 

Baca Juga : Cara Mengasah Potensi Diri dan Manfaatnya Bagi Kehidupan

Salah satunya adalah buku Atomic Habits ini. Buku ini sangat terkenal. Banyak teman-teman yang merekomendasikan. Buku Atomic Habits adalah buku self improvement yang mengajak setiap orang melakukan kebiasaan kecil untuk perubahan yang besar. 

Baca Juga : Lakukan 3 Hal Ini, Agar Anak Sukses dengan GRIT yang Melejit

Terlihat mudah dan lebih realistis tentunya. Tak heran banyak yang suka dengan buku dari James Clear ini. 

Memulai Kebiasaan Kecil untuk Perubahan yang Besar

Bab pertama pada buku Atomic Habits ini berjudul "Dahsyatnya Kekuatan Atomic Habits". Atomic Habits diartikan sebagai kebiasaan kecil yang merupakan bagian dari sistem yang lebih besar. Layaknya atom yang membangun molekul, atomic habit adalah unsur-unsur pembangun yang menakjubkan. 

Kebiasaan adalah bunga majemuk dalam proses perbaikan diri. Menjadi 1% lebih baik setiap hari ikut berperan dalam kemajuan besar jangka panjang. 

Kesan

Bab pertama dalam buku Atomic Habits ini sudah memberikan banyak insight bagi saya. Saya terpacu untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan kecil untuk sebuah perubahan yang besar. 

Saya akan bersungguh-sungguh dalam berproses. Sebab saya yakin, kesuksesan adalah hasil dari kebiasaan sehari-hari. Bukan dari perubahan yang terjadi hanya sekali dalam seumur hidup. 

Bagaimana dengan sahabat Bengkel Bunda sekalian? Adakah yang sudah membaca buku ini? 

Baca Juga : Profil Bengkel Bunda

Apakah sahabat Bengkel Bunda sudah melakukan kebiasaan-kebiasaan kecil yang bertujuan untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar?

Boleh dong ceritanya ditulis di kolom komentar. 

Terima kasih